Salah oplos Miras, 8 orang tewas
Selasa, 09 Februari 2010 15:42:08
20100209154208_MAYAT_ILUSTRASI.JPG

JOGJA: Delapan orang tewas dua lainnya dikabarkan kritis, diduga kuat akibat minuman keras (Miras) atau lapen oplosan. Hingga Selasa (9/2) siang kemarin Mapoltabes Jogja masih melakukan penyelidikan secara mendalam. Sementara Agus (39) pedagang minuman oplosan warga Mergangsan hingga kini masih dilakukan penyelidikan secara intensif oleh polisi.

Disampaikan oleh Kasatreskrim Mapoltabes Jogja Kompol Saiful Anwar kepada Harian Jogja enam korban tewas tersebut ialah Kalis 53 tahun, Yulistyo 50 tahun, Ratno 46 tahun, Slamet Suprihatin 39 tahun, Marsudi 55 tahun, kelimanya warga Prawirodirjan, Gondomanan, Jogja. Serta Ovisina 38 tahun warga Mergangsan, Jogja.

Secara terpisah, Humas rumah sakit PKU Yahya Firsyad saat dikonfirmasi wartawan mengatakan selain keenam korban tewas tersebut terdapat dua korban meninggal yakni Toni 19 tahun dan Eko 30 tahun.

Keduanya tiba di rumah sakit PKU dengan keluhan yang sama yakni keracunan minuman keras hingga mengalami gangguan fungsi hati dan pencernaan. Selain itu, dua korban lainnya dikabarkan kritis yakni Narno dan Agus.

Dari hasil penyelidikan, Saiful mengatakan hingga kini polisi masih terus menyelidiki penyebab pasti tewasnya keenam orang tersebut. Barang bukti sejumlah peralatan pembuat racikan lapen serta sisa minuman dibawa ke Badan POM untuk diselidiki.

Saiful menerangkan, seorang penjual lapen Agus yang sudah tiga kali terkena tindak pidana ringan akibat berjualam miras jenis lapen ini masih terus diperiksa secara intensif oleh anggota Mapoltabes Jogja.(Harian Jogja/Rina Wijayanti)

KOMENTAR PEMBACA

*)

*)



*)
sisa

*)   





   Yang bertanda *) harus di isi dengan benar