Selasa, 09 Februari 2010 14:18:37
JOGJA: Meski cuaca di Jogja sering berubah-ubah, hal tersebut tidak mempengaruhi kondisi dan stamina lumba-lumba di gelaran Sekaten, Alun-alun Utara Kota Jogja. Lumba-lumba yang berasal dari Taman Hiburan Jaya Ancol ini akan menghibur penonton hingga 28 Februari 2010 nanti.
"Yang penting kan makannya dan perawatannya secara intensif tetap dilakukan. Kami di sini selalu mengecek airnya sebanyak 3 kali. Melihat, cuaca di Kota Jogja yang berubah cepat, air biasanya berubah keasamannya, standar Ph-nya 7,2-7,6,” ujar Adi Baskoro, pelatih lumba-lumba dari Ancol.
Adi menambahkan, tidak hanya memberi makanan berupa ikan sarden pada lumba-lumba, tetapi juga berbagai vitamin dipasok untuk lumba-lumba. Masalah pergantian air untuk lumba-lumba tersebut, menurut Adi, dialirkan melalui sirkulasi kemudian kotoran akan dibuang dan air baru masuk.
"Airnya di back wash (dicuci) dan nanti di mesinnya kita tambahkan garam Australia untuk menjaga keasamannya,” jelas Adi
Humas Penyelenggara Pertunjukan Lumba-lumba di Sekaten, Freda Y. P, mengaku selama ini belum mengalami kendala. "Dua lumba-lumba jantan tersebut belum mengalami sakit selama di acara pembukaan pertama Sekaten pada bulan Januari,” tutur Freda.
Acara yang bekerja sama dengan Ancol ini, diselenggarakan sebanyak 5 kali sehari, yakni pukul 10.00, 15.30, 17.00, 19.00 dan 20.30 WIB.
"Itu hari Senin sampai Jumat, kalau Sabtu, Minggu mungkin beda lagi, ada ekstra show-nya,” jelas Freda.
Hingga hari ini (9/2), pertunjukan ini diprediksi mencapai 30.000 pengunjung. (Harian Jogja/ Rizaldy Indra Permana/ Kiky Amalia)
