Kaka akhiri paceklik gol
Senin, 08 Februari 2010 09:14:17
2010020891417_kaka.jpg

MADRID: Penantian panjang Kaka selama tiga bulan berakhir sudah. Bintang internasional Brazil tersebut kembali merasakan nikmatnya membobol jala lawan ketika Real Madrid melumat Espanyol 3-0 di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (7/2) dini hari WIB.

Pemuncak klasemen Barcelona sempat memperlebar jarak menjadi delapan poin berkat kemenangan 2-1 kontra Getafe, meski menyudahi laga dengan sembilan orang. Hasil itu memberi tekanan terhadap Madrid, yang direspon dengan kemenangan ke-11 di kandang dalam 11 laga beruntun. Kedua tim kembali dipisahkan dengan marjin lima poin.

Los Blancos, julukan Madrid, tampil tanpa Cristiano Ronaldo yang menjalani sanksi dua pertandingan. Namun absennya pemain termahal di dunia tak berpengaruh besar. Sergio Ramos, Gonzalo Higuain dan Kaka menjamin Madrid menang mudah.

Momentum istimewa Kaka datang tepat di menit 30, ketika El Real sudah unggul cepat lewat tandukan Ramos. Semula sundulan dari Raul berhasil ditepis kiper Espanyol, Kameni. Kaka lantas muncul melakukan rebound dengan gaya akrobatik untuk menghujamkan bola ke arah tanah dan menembus jala tim tamu.

Kaka langsung tersenyum lebar seolah beban berat di pundaknya terangkat. Masa depan mantan pemain AC Milan itu sempat menjadi bahan spekulasi karena mandul dalam laga terakhir La Liga. Ancaman masalah hernia juga memicu rumor bahwa Madrid berencana melego Kaka. Gosip panas itu dijawabnya dengan elegan. Ini adalah gol pertama Kaka sejak Madrid menang 3-2 dalam derby kontra Atletico Madrid, 7 November silam. ”Sangat menyenangkan mencetak gol setelah sekian laga. Saya baru pulih dari cedera dan baru menemukan performa terbaik. Barcelona bermain bagus saat ini dan tak kehilangan poin. Tetapi kami hanya perlu meneruskan catatan kemenangan,” ujar Kaka, mengekspresikan kegembiraan, seperti dilansir yahoosports.com.

Sangat penting
Kaka nyaris menambah pundipundi gol pada babak kedua, namun masih dihalangi mistar gawang. ”Mencetak gol selalu penting. Selain membantu tim, juga membangun kepercayaan diri. Ronaldo sangat penting, tetapi tim tidak tergantung pada satu pemain,” tegas dia.

Sementara itu, Barca mempertontonkan spirit juara di Stadion Nou Camp, kendati tampil sepanjang 65 menit dengan 10 pemain setelah Gerrrad Pique diganjar kartu merah. Saat itu Barca sudah unggul lewat aksi brilian Lionel Messi pada menit kelima.

Kalah jumlah pemain, Barca tetap dominan dan menambah skor via Xavi Hernandez, yang mendapat umpan matang Messi. Gol tersebut terbukti sangat krusial karena Getafe mampu membalas satu gol dari titik penalti yang dieksekusi Roberto Soldado pada masa injury time. Selain dihukum penalti, Rafael Maequez juga diusir keluar lapangan.

”Bermain dengan satu pemain lebih sedikit selalu sulit dan Getafe tim bagus, jadi ini kemenangan luar biasa,” tukas palang pintu Barca, Gaby Milito.

Oleh Yus Mei Sawitri
SOLOPOS/JIBI

KOMENTAR PEMBACA

*)

*)



*)
sisa

*)   





   Yang bertanda *) harus di isi dengan benar