Jum'at, 05 Februari 2010 12:23:19
JOGJA: Poltabes Jogja terus memburu pelaku perampokan yang terjadi di Tegalrejo, Jogja, Rabu (3/2). Kepolisian membentuk tim khusus untuk menangani kasus itu. Diharapkan melalui tim inilah polisi segera dapat mengungkap dan menemukan pelaku.
Hal itu diungkapkan Kasat Reskrim Poltabes Jogja Kompol Saiful Anwar, Kamis (4/2).
Didampingi Kanit Jatrantas AKP Ardi Hartana kepada Harian Jogja Saiful Anwar mengatakan, untuk pengusutan Poltabes telah membentuk tim khusus yang beranggotakan 15 personel. Tim itu akan berkonsentrasi dalam penanganan kasus ini. “Saat ini kami semua sedang mengupayakan secara mendalam penuntasan kasus tersebut,” ujar Ardi kepada wartawan, Kamis (4/2).
Dia menambahkan, sejumlah data baik dari barang bukti maupun keterangan saksi yang keseluruhan mencapai 11 orang termasuk saksi korban, sudah mulai didalami. Dia berharap dengan penempatan sejumlah personelnya di lapangan secara intens, pengusutan kasus ini akan segera terungkap.
Dari keterangan saksi serta sejumlah barang bukti yang berhasil dikumpulkan, menunjukkan jika pelaku cukup mengenal lokasi. Kesimpulan sementara itu didapat dari pemilihan waktu di pagi hari, di mana kemungkinan besar korban serta lingkungan masih sepi.
Di samping itu, dari hasil penyelidikan di TKP perampok tidak melukai korban sedikit pun dan tidak ada kerusakan di TKP.
Petunjuk lainnya yang membuktikan pelaku cukup mempersiapkan diri sebelum melakukan perampokan tersebut ialah dengan ditemukannya kawat pengikat tangan yang sudah dibuat sedemikian rupa sehingga memudahkan penggunaan.
“Saat ini kami masih terus melakukan pendalaman akurasi bukti,” jelas Ardi.
Pendalaman tidak hanya dilakukan terhadap sejumlah petunjuk barang bukti, namun sekaligus terhadap sejumlah pengakuan korban mengenai kerugian yang disebutkan sekitar Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar serta keterkaitan antara peristiwa serupa sekitar tiga tahun silam.
Oleh Rina Wijayanti
HARIAN JOGJA
