Rabu, 03 Februari 2010 10:41:44
JOGJA: Philips bekerja sama dengan Indosat menawarkan seri Ponsel bundling, IMO B819. Ponsel Qwerty ini menawarkan banyak fitur sekaligus warna eye catching.
Tren Ponsel bundling operator memberikan keuntungan penawaran harga lebih murah dengan iming-iming bonus yang tak kalah menarik. Dengan maraknya Ponsel anyar, sejumlah vendor Ponsel lokal cukup gencar menambahkan fitur untuk produk besutannya.
Selain fitur standar Ponsel sekelas lainnya, IMO B819 membenamkan dukungan aplikasi E-book agar pengguna bisa mengakses dengan alternatif membaca buku elektronik. “Di samping itu, pengguna juga dapat mendownload artikel atau buku dari website dan menyimpannya dalam Ponsel,” terang pemasar gerai Ponsel, Jogja Ponsel Jogjatronik, Tatag Puji kepada Harian Jogja beberapa waktu lalu.
Desain
Warna mencolok memberi daya tarik fisik disamping desain Qwerty yang masih menjadi idola. Dengan tampilan warna ngejreng seperti biru laut, kesan eye catching terlihat cukup kental. “Sekilas seperti memakai sarung Ponsel [kondom], padahal memakai casing aslinya,” ungkap Tatag.
Fitur
Ponsel Dual-on GSM ini memiliki fasilitas alat potret beresolusi 1.3 MP. Hanya saja ditemukan kekurangan pada sisi alat bantu pencahayaan dengan tidak menyertakan flash light, sehingga penggunaaannya tidak maksimal pada malam hari atau ketika ruangan minim cahaya. Sementara bantuan mata terbantu dengan lensa kamera primer berkekuatan CMOS 30 pixel.
Benaman Doc Speaker dan jack audio 3,5 mm membuat seri ini didaulat sebagai Ponsel musik dengan kemampuan audio standar. Sementara dukungan multimedia hiburan menyertakan MP3, MP4 dan Radio FM.
Internet
Aplikasi internet tidak lepas dari paket tawaran IMO B819 ini. Dengan menyelipkan Browser Opera Mini WAP 2.0, koneksi internet akan terhubung dengan mengandalkan jaringan GPRS. Selain fasilitas GPRS lewat operator, pengguna Ponsel bisa memanfaatkan koneksi WAP. “Tetapi untuk pemakaian WAPnya sering lamban, sedangkan lewat GPRS cukup lancar, itupun masih mengandalkan kualitas jaringan operator,” kata Tatag menjelaskan.
Menurutnya, terdapat kekurangan lain dari Ponsel ini diantaranya pada keypad yang tidak dilengkapi dengan tuts pengunci Ponsel seperti pada Ponsel kebayakan. Jadi ketika akan mengunci harus masuk ke pengaturan. Selain itu, secara kualitas, Ponsel ini dinilai kurang tangguh dibanding beberapa merek lokal yang membenamkan aplikasi sepadan.
Mengenali aplikasi dan kinerja Ponsel menjadi salah satu poin untuk bisa mendapatkan Ponsel sesuai keinginan. Tak dipungkiri, harga murah dan kaya fitur menjadi salah satu daya tarik yang memikat. Dengan aplikasi menarik dan harga kisaran Rp850 ribu, IMO B819 bermain pada level pemasaran ini.
Spesifikasi
Harga : Rp850.000
Jaringan : Dual on GSM 900/1800 Mhz
Dimensi : 109x61x12.8 mm
Layar : 2.2' TFT
Konektivitas : GPRS, USB, dan WAP
Fitur Internet : Facebook, Twitter, MIG 33, browser Opera Mini
Multimedia : MP3, MP4, kamera, CMOS, Radio FM
Fitur lain : E-book, Baterai Li-ion 1.000 mAh
Oleh Pamuji Tri Nastiti
HARIAN JOGJA
